logo
Produk
detail aplikasi
Rumah > Aplikasi >

aplikasi perusahaan tentang Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Hubungi Kami
Mr. David
86--13143400257
Wechat wechat 13143400257
Wechat wechat 13143400257
Hubungi Sekarang

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Ringkasan

Dalam lingkungan industri modern, manajemen pintu yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi. Solusi Pembukaan Pintu Industri JUTAI memanfaatkan teknologi otomasi canggih untuk meningkatkan keandalan dan kecerdasan sistem kontrol pintu. Solusi kami mencakup berbagai jenis pintu, termasuk pintu geser, pintu ayun, dan pintu roller, yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi yang berbeda. Dengan mengintegrasikan sensor dan sistem kontrol berperforma tinggi, produk JUTAI dapat memantau status pintu secara real-time, memastikan waktu respons yang cepat dan kontrol yang presisi, yang pada akhirnya menyederhanakan alur kerja operasional.

 

 

Solusi Pembukaan Pintu Industri JUTAI tidak hanya memberikan kinerja luar biasa namun juga mengutamakan keselamatan dan kemudahan penggunaan. Sistem kami dilengkapi dengan tirai lampu keselamatan canggih dan sensor tanah, yang secara efektif mencegah kecelakaan dan cedera. Selain itu, solusi ini mendukung pemantauan dan pengoperasian jarak jauh, memungkinkan manajer untuk tetap mendapat informasi tentang status pintu dan merespons dengan cepat. Baik di pusat logistik, fasilitas manufaktur, atau lingkungan industri lainnya, solusi JUTAI memberikan layanan khusus yang membantu klien meningkatkan standar produktivitas dan keselamatan.

 

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI


 

1. Detektor Lingkaran

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip Kerja


Prinsip inti dari detektor loop didasarkan pada induksi elektromagnetik. Ketika kendaraan memasuki area deteksi, badan logam mengganggu kumparan induksi elektromagnetik yang terkubur di dalam tanah, sehingga mengubah induktansi kumparan. Detektor loop memantau perubahan induktansi ini secara real time. Ketika perubahan mencapai ambang batas tertentu, ia mengirimkan sinyal ke sistem kontrol pintu industri untuk memerintahkan pintu agar terbuka secara otomatis.

Langkah-langkah spesifik:

Pemasangan kumparan induksi: Tanamkan kumparan elektromagnetik berbentuk cincin di bawah tanah di depan pintu industri, biasanya ditanam di bawah beton atau aspal, dan bentuk serta ukuran kumparan tergantung pada skenario penerapannya.

Deteksi perubahan induktansi: Ketika kumparan diberi energi, medan elektromagnetik dihasilkan, dan detektor mengukur nilai induktansi kumparan secara real time. Nilai ini akan berubah ketika ada benda logam (seperti kendaraan) masuk ke atas kumparan.

Transmisi sinyal: Ketika perubahan induktansi melebihi nilai yang telah ditentukan, menunjukkan bahwa kendaraan telah memasuki area deteksi, detektor loop menghasilkan sinyal keluaran, yang dikirim ke unit kontrol pintu industri melalui relai atau antarmuka.

Pembukaan badan pintu: Setelah menerima sinyal, unit kontrol menjalankan perintah pembukaan pintu untuk membuka pintu industri secara otomatis.

Pintu ditutup setelah kendaraan melewatinya: Ketika kendaraan meninggalkan area deteksi, nilai induktansi kembali normal, dan detektor dapat memilih untuk menutup pintu setelah penundaan untuk mencegah pintu segera menutup karena kendaraan baru saja pergi.

 

Keuntungan menggunakan detektor loop
Akurasi dan sensitivitas tinggi: Detektor loop sangat akurat dalam mendeteksi kendaraan dan dapat mengidentifikasi hampir semua jenis kendaraan logam. Dibandingkan dengan penginderaan inframerah dan metode lainnya, metode ini tidak terlalu terpengaruh oleh faktor lingkungan seperti cahaya dan cuaca.

Otomatisasi tingkat tinggi: Kendaraan dapat secara otomatis merasakan dan memicu pembukaan badan pintu, mengurangi intervensi manual dan meningkatkan efisiensi lalu lintas. Ini sangat cocok untuk lokasi logistik dan industri besar yang sering masuk dan keluar.

Keandalan yang kuat: Detektor loop biasanya dapat beroperasi secara stabil untuk waktu yang lama di lingkungan yang keras dan memiliki kemampuan anti-interferensi yang baik, terutama cocok untuk aplikasi luar ruangan. Ini tidak sensitif terhadap kondisi cuaca seperti angin, hujan, dan kabut, dan sangat cocok untuk lingkungan industri.

Kurangi pemicuan yang salah: Karena detektor loop secara khusus mendeteksi benda logam, detektor ini tidak mudah dipicu oleh benda non-kendaraan (seperti manusia atau hewan kecil), yang penting untuk memastikan pengoperasian pintu industri yang akurat.

Biaya perawatan rendah: Kumparan induksi yang terkubur di dalam tanah memiliki daya tahan yang kuat, dan biaya perawatan harian detektor loop rendah. Anda hanya perlu melakukan pengecekan rangkaian dan koil secara rutin.

Kustomisasi dan kompatibilitas yang kuat: Detektor loop dapat mengatur sensitivitas pemicu dan parameter penundaan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan spesifik pintu industri, dan kompatibel dengan berbagai jenis sistem kontrol pintu.

 


 

2. Sensor Radar

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip Kerja 


Radar pengalihan kendaraan pejalan kaki biasanya mengadopsi teknologi radar gelombang mikro atau radar ultrasonik. Sensor radar ini memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertentu, yang dipantulkan kembali ketika bertemu dengan suatu objek (misalnya kendaraan atau orang). Sensor radar menganalisis keberadaan suatu objek, kecepatannya, jaraknya, dan informasi lainnya dengan menerima gelombang yang dipantulkan untuk menentukan apakah itu orang atau kendaraan.
Langkah kerja utama:
Transmisi Gelombang Radar: Sensor radar secara terus menerus mentransmisikan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi atau sinyal gelombang mikro ke area sekitarnya.
Refleksi dan deteksi sinyal: Ketika suatu objek memasuki jangkauan penginderaan radar (misalnya kendaraan yang memasuki area pintu industri atau pejalan kaki yang mendekati pintu industri), gelombang radar yang dipancarkan bertemu dengan permukaan objek dan dipantulkan. Sensor menerima gelombang yang dipantulkan dan menganalisis perbedaan waktu, perubahan frekuensi, dan informasi lain dari sinyal yang dikembalikan.
Klasifikasi dan penentuan objek:
Identifikasi kendaraan: Karena tekstur logam dan area reflektif kendaraan yang besar, sensor radar dapat dengan mudah mengidentifikasi keberadaan kendaraan.
Identifikasi orang: sensor radar mampu membedakan apakah itu orang atau kendaraan berdasarkan karakteristik kecepatan pergerakan objek, volume dan sinyal yang dipantulkan. Ketika gelombang pantulan yang lebih kecil terdeteksi dan kecepatan pergerakan lebih lambat, sistem dapat menilai bahwa itu adalah pejalan kaki.
Keluaran dan kontrol sinyal: ketika sensor radar mengenali kendaraan atau seseorang, ia mengirimkan sinyal kontrol untuk mengaktifkan mekanisme pembukaan pintu industri sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Secara umum kendaraan atau benda besar yang lewat akan memicu pintu terbuka, personel dapat memilih untuk tidak memicu pintu terbuka atau melalui cara pengalihan lainnya.
Kontrol pintu industri: Setelah badan pintu menerima sinyal, sistem kontrol menyalakan motor untuk membuat pintu industri terbuka. Ketika terdeteksi kendaraan keluar atau melewati penyelesaian maka sensor radar dapat kembali mendeteksi perubahan gelombang pantulan dan mengirimkan sinyal untuk menutup pintu.

 


Keuntungan dari radar pemisah lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan


1) Akurasi dan sensitivitas tinggi
Sensor radar dapat secara akurat mendeteksi keberadaan orang dan kendaraan, baik dalam kegelapan, hujan atau salju atau cahaya terang, kinerja pengenalan sensor radar tidak akan terpengaruh. Gelombang radar memiliki kemampuan penetrasi yang kuat dan tidak terganggu oleh cahaya lingkungan, kelembapan, dan faktor lainnya, yang dapat memastikan pekerjaan stabil sepanjang hari dan segala cuaca.
2) Pengendalian pengalihan lalu lintas
Salah satu keuntungan terbesar dari radar pengalih pejalan kaki dan kendaraan adalah kemampuannya untuk membedakan antara orang dan kendaraan, sehingga dapat mengontrol pembukaan dan penutupan pintu secara akurat. Misalnya, sistem dapat diatur untuk membuka pintu hanya ketika kendaraan masuk, sementara pejalan kaki masuk melalui cara lain (seperti sistem kontrol akses independen). Pemisahan lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan ini dapat secara efektif meningkatkan efisiensi akses dan meningkatkan keselamatan.
3) Deteksi non-kontak
Sensor radar tidak perlu bersentuhan langsung dengan objek untuk mendeteksi objek, menghindari keausan mekanis, polusi, dan masalah lainnya, dibandingkan dengan sensor fotolistrik tradisional atau sensor kontak, persyaratan perawatan lebih rendah, masa pakai lebih lama.
4) Kemampuan beradaptasi yang kuat
Sensor radar beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan iklim yang kompleks, seperti asap, debu, hujan, salju, kabut, dan faktor cuaca lainnya yang berdampak lebih kecil pada pekerjaannya, sehingga tetap dapat beroperasi secara efisien di luar ruangan atau lingkungan yang keras. .
5) Efisiensi Passing Tinggi
Sensor radar dapat dengan cepat merespons dan memulai pembukaan dan penutupan pintu, yang sangat meningkatkan efisiensi jalur, terutama pada akses berkecepatan tinggi ke pintu industri atau pintu penyimpanan dan tempat lainnya, dapat mempersingkat waktu tunggu dan meningkatkan pekerjaan. efisiensi.
6) Hemat energi dan keamanan
Melalui kontrol sensor radar cerdas, pintu hanya akan membuka dan menutup bila diperlukan, sehingga secara efektif mengurangi konsumsi energi. Selain itu, radar dapat secara akurat menilai jarak dan kecepatan kendaraan serta pejalan kaki untuk menghindari kesalahan pemicu dan meningkatkan keselamatan.
7) Instalasi dan commissioning yang mudah
Pemasangan sensor radar relatif sederhana, biasanya perlu dipasang di bagian atas atau samping pintu industri, dan tidak memerlukan aksesori sensor eksternal yang rumit. Debugging juga relatif mudah, dan memiliki tingkat fleksibilitas tertentu untuk menyesuaikan rentang penginderaan dan sensitivitas sesuai dengan situasi aktual.


 

3. Tirai Lampu Pengaman

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Sistem tirai cahaya terdiri dari dua bagian utama:

  • emitor: Biasanya berisi sekumpulan pemancar inframerah yang memancarkan berkas cahaya melalui sinar inframerah atau laser.
  • Penerima: berisi penerima yang berhubungan dengan emitor, yang menerima berkas cahaya yang dipancarkan dari emitor.

Kedua bagian perangkat ini biasanya dipasang di kedua sisi pintu industri, membentuk 'kisi' sepanjang ketinggian pintu. Ketika pintu diaktifkan, pemancar terus menerus memancarkan sinyal inframerah, yang diterima dan diubah oleh penerima menjadi sinyal digital. Jika ada benda atau tubuh manusia yang memasuki pancaran sinar, maka pancaran sinar tersebut akan terganggu dan penerima segera mengirimkan informasi tersebut ke sistem kontrol pintu, yang memicu respons keselamatan, seperti menghentikan pengoperasian pintu atau membalikkan pengaktifan pintu untuk mencegah jebakan.

Langkah-Langkah Utama:

  1. Transmisi dan deteksi sinar: pemancar tirai cahaya terus menerus memancarkan sinar infra merah ke depan, penerima menerima dan memantau status sinar tersebut secara real time.
  2. Deteksi interferensi: Jika sinar terhalang oleh suatu benda (misalnya orang atau penghalang), penerima mendeteksi gangguan sinar dan mengirimkan sinyal ke sistem kontrol pintu.
  3. Memicu langkah-langkah keamanan: Sistem mengambil tindakan keselamatan sebagai respons terhadap sinyal yang terputus, biasanya dengan menghentikan tindakan pintu atau membalikkan pengoperasian pintu (gerakan mundur) untuk memastikan tidak terjadi jebakan atau insiden keselamatan lainnya.

Keuntungan dari tirai tipis

1)Perlindungan waktu nyata

Sistem tirai cahaya mampu mendeteksi rintangan secara real time dengan terus memindai jalur pintu dan segera bereaksi untuk menghindari kecelakaan terjepit. Kecepatan reaksi biasanya sangat cepat sehingga gangguan sinar dapat ditangani dalam hitungan milidetik, sehingga memastikan pembukaan dan penutupan pintu industri yang aman.

2)Perlindungan non-kontak

Tirai tipis mendeteksi keberadaan benda atau orang melalui cara non-kontak, menghindari kegagalan mekanis atau masalah keausan yang mungkin terkait dengan perangkat perlindungan kontak tradisional (misalnya, penghenti mekanis, kancing, dll.). Tirai tipis mengurangi risiko pemeliharaan dan kegagalan sekaligus melindungi personel.

3)Sensitivitas dan Keandalan Tinggi

Sistem tirai cahaya mampu merespons objek yang sangat kecil (seperti jari personel, bagian peralatan, dll), sensitivitas tinggi, dan dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan yang kompleks. Bahkan di lingkungan dengan cahaya redup atau berdebu, tirai tipis tetap dapat berfungsi dengan baik untuk memastikan keamanan.

4)Mencegah Penyalahgunaan

Karena tirai tipis dapat dengan cerdas menilai apakah ada benda yang menghalangi jalur pintu, tirai ini dapat secara efektif mencegah kesalahan pengoperasian. Pengoperasian pintu tidak lagi bergantung pada penilaian manual, sistem dapat secara otomatis merespon sesuai dengan keadaan sebenarnya, untuk menghindari resiko keselamatan akibat kesalahan manusia dalam penilaian.

5)Kepatuhan dengan standar keselamatan

Sebagai alat pelindung keselamatan, tirai tipis biasanya memenuhi standar keselamatan internasional yang relevan, sepertiIEC 61496DanEN 61496, yang menetapkan persyaratan kinerja keselamatan sistem tirai cahaya untuk memastikan efektivitas dan keandalannya dalam berbagai aplikasi industri.

6)Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi

Posisi pemasangan tirai cahaya fleksibel, dan tinggi serta sudutnya dapat disesuaikan dengan ukuran pintu industri dan kebutuhan pintu. Tidak hanya cocok untuk pintu angkat vertikal, tetapi juga untuk pintu geser, pintu cepat dan banyak jenis pintu industri lainnya.

7)Mengurangi intervensi manual dan biaya

Sistem tirai tipis mengurangi kebutuhan akan intervensi manual, seperti memeriksa secara manual apakah pintu telah tertutup sepenuhnya atau mengoperasikan sistem kontrol akses secara manual, melalui deteksi dan kontrol otomatis, sehingga mengurangi biaya manajemen manual.

8)Cocok untuk berbagai lingkungan

Tirai tipis masih dapat bekerja secara stabil di lingkungan yang keras, beradaptasi dengan berbagai lingkungan industri, termasuk suhu tinggi, suhu rendah, kelembapan tinggi, debu, dan kondisi lingkungan lainnya. Hal ini menjadikan sistem tirai tipis pilihan ideal untuk berbagai pintu industri.


4. Tombol tekan

 

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip kerja

Prinsip kerja suatu sistem untukpintu industri pembuka tombol tekansangat sederhana dan biasanya terdiri dari tiga komponen inti: tombol tekan, pengontrol, dan sistem penggerak motor:

  1. Tombol tersebut memicu sinyal: tombol dapat berupa saklar fisik yang terpisah, ketika tombol ditekan, sirkuit di dalam tombol menutup, mengirimkan sinyal. Tombol tekan biasanya dibagi menjadi dua jenis:
    • Biasanya tombol terbuka(TIDAK): bila tombol tidak ditekan, rangkaian terbuka; ketika tombol ditekan, sirkuit ditutup dan sinyal diteruskan ke sistem kontrol.
    • Tombol-tombol yang biasanya tertutup(NC): ketika tombol ditekan, rangkaian ditutup; ketika tombol dilepaskan, sirkuit terputus dan sinyal dihasilkan.
  2. Transmisi sinyal ke pengontrol: ketika tombol ditekan, sinyal sirkuit dikirim ke pengontrol pintu industri. Pengontrol menerima sinyal dan menilai apakah akan memulai tindakan peralihan pintu industri.
  3. Sinyal kontrol keluaran pengontrol: pengontrol melalui relai atau sinyal kontrol keluaran langsung ke motor pintu, menggerakkan motor start, dan kemudian membuka atau menutup pintu.
  4. Motor mengoperasikan pintu industri: setelah motor menerima sinyal, ia akan memulai tindakan yang sesuai, seperti membuka pintu industri, menutup pintu, atau melakukan operasi lainnya.

 

Keuntungan membuka pintu industri dengan tombol tekan

1)Sederhana dan intuitif

Pengoperasian pintu industri yang dioperasikan dengan tombol tekan sangat intuitif, pengguna hanya perlu menekan tombol untuk mengaktifkan buka tutup pintu, tanpa memerlukan langkah pengoperasian yang rumit. Ini sangat nyaman untuk beberapa tempat di mana kontrol pintu secara manual diperlukan.

2)Biaya rendah

Sistem kontrol tombol tekan memiliki biaya perangkat keras yang lebih rendah dan lebih murah untuk dipasang dan dipelihara dibandingkan sistem sensor otomatis atau sistem kendali jarak jauh yang kompleks. Sistem tombol tekan adalah pilihan yang terjangkau bagi pengguna dengan anggaran terbatas atau usaha kecil.

3)Aman dan Terpercaya

Sistem tombol tekan relatif sederhana, tidak mudah mengalami kegagalan fungsi, dan lebih andal dalam pengoperasiannya. Di beberapa lingkungan (misalnya pengolahan makanan, pabrik farmasi, dll., yang memerlukan standar kebersihan yang tinggi), sistem tombol tekan tidak memerlukan sensor dan komponen elektronik yang rumit, sehingga menghindari bahaya keselamatan yang dapat dikaitkan dengan sistem lain.

4)Mudah dikendalikan

Tombol tekan dapat dipasang di luar pintu, di dalam, di meja operasi, dll., dan dapat dikontrol oleh staf di lokasi berbeda sesuai kebutuhan. Pendekatan ini cocok untuk banyak skenario aplikasi yang memerlukan pembukaan dan penutupan pintu secara manual, seperti akses bengkel, penanganan gudang, dan sebagainya.

5)Fleksibilitas Lebih Tinggi

Sistem tombol mendukung berbagai metode kontrol, seperti:

  • Kontrol tombol tunggal: satu tombol digunakan untuk membuka atau menutup pintu.
  • Kontrol dua tombol: satu tombol untuk membuka dan satu lagi untuk menutup. Ini mencegah penyalahgunaan dan meningkatkan keamanan.
  • Tombol Berhenti Darurat: Jika terjadi malfungsi atau keadaan darurat, gunakan Tombol Berhenti Darurat untuk segera menghentikan pengoperasian pintu, untuk memastikan keselamatan personel.

6)Biaya Perawatan Rendah

Sistem tombol tekan memiliki struktur yang sederhana, dengan lebih sedikit komponen elektronik yang mengurangi kemungkinan kegagalan fungsi sistem dan membuat pemeliharaan menjadi relatif rendah. Biasanya hanya perlu rutin mengecek fungsi tombol dan membersihkan titik kontak, biaya perawatannya rendah.

7)Sangat Berlaku

Sistem kontrol tombol tekan dapat diterapkan pada berbagai jenis pintu industri, termasuk pintu geser, pintu ayun, pintu putar, dll. Baik itu pintu internal maupun eksternal, kontrol yang sederhana dan efektif dapat dicapai.

8)Peningkatan keamanan

Di beberapa lokasi industri, untuk menghindari potensi bahaya keselamatan yang mungkin terkait dengan pembukaan pintu otomatis, pengoperasian manual menggunakan tombol tekan dapat memastikan bahwa pintu dibuka dengan aman. Misalnya, jika tidak ada personel, kecil kemungkinan pintu akan terbuka karena pemicu yang salah, sehingga menghindari risiko keselamatan yang tidak perlu.

 


 

5. Kendali Jarak Jauh

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Sistem pembukaan pintu industri dari jarak jauh didasarkan pada teknologi komunikasi nirkabel, biasanya menggunakanteknologi frekuensi radio (RF).atauteknologi inframerah (IR).untuk mengirimkan sinyal kendali. Sistem ini terdiri dari tiga bagian utama: remote control, penerima dan sistem kendali motor pintu.

Langkah kerja utama:

  1. Remote control mengirimkan sinyal:
    • Remote control biasanya merupakan perangkat genggam kecil yang mengirimkan sinyal nirkabel dengan frekuensi atau kode tertentu ketika tombol yang sesuai ditekan.
    • Remote frekuensi radio(Remote RF) menggunakan gelombang frekuensi radio (misalnya 315 MHz, 433 MHz, dll.) untuk mengirimkan sinyal.
    • Inframerahkendali jarak jauh (kendali jarak jauh IR) mentransmisikan sinyal melalui panjang gelombang inframerah, tetapi biasanya memerlukan jarak pengoperasian yang lebih pendek dan dibatasi oleh garis pandang lurus.
  2. Penerimaan sinyal:
    • Penerima yang dipasang di pintu industri menerima sinyal dari remote control, menerjemahkannya dan menentukan apakah itu perintah yang valid.
    • Penerima biasanya terhubung ke pengontrol dan mengirimkan sinyal kontrol ke sistem kontrol motor pintu setelah menerima sinyal yang valid.
  3. Sistem kontrol pintu menjalankan perintah:
    • Berdasarkan sinyal yang diterima, sistem kontrol menjalankan tindakan yang sesuai (buka, tutup, diam, dll.), yang pada gilirannya menggerakkan motor pintu industri untuk mulai beroperasi.
    • Setelah motor diaktifkan, pintu mulai melakukan tindakan peralihan hingga posisi atau tindakan yang ditetapkan tercapai.
  4. Umpan balik dan konfirmasi:
    • Dalam beberapa sistem kendali jarak jauh tingkat lanjut, penerima dapat memberikan umpan balik mengenai apakah perintah kendali jarak jauh telah berhasil diterima atau status pintu (terbuka, tertutup) melalui lampu, suara, dll.
    • Mekanisme umpan balik ini meningkatkan keandalan pengoperasian dan mengurangi kemungkinan kesalahan pengoperasian.

 

Keuntungan membuka pintu industri dari jarak jauh

1)Operasi Jarak Jauh

Salah satu keuntungan terbesar dari pintu industri yang dapat dibuka dari jarak jauh adalah dapat dioperasikan dari jarak jauh. Operator dapat berdiri jauh dari pintu industri dan mengontrol buka tutup pintu melalui remote control, tanpa harus berjalan sendiri ke pintu. Kendali jarak jauh ini sangat meningkatkan efisiensi, terutama di lokasi yang memerlukan akses sering.

2)Peningkatan efisiensi

Sistem kendali jarak jauh dapat sangat mengurangi kebutuhan akan campur tangan manusia, membuat pembukaan dan penutupan pintu menjadi lebih cepat dan efisien. Staf dapat dengan mudah mengoperasikan pintu dari jarak jauh tanpa harus menghentikan aktivitasnya atau meninggalkan tugasnya saat ini.

3)Menghemat waktu

Pengoperasian kendali jarak jauh biasanya dilakukan dengan satu tombol dan tidak perlu dioperasikan dengan cara lain (misalnya tombol, sistem sensor, dll.), sehingga menghemat banyak waktu. Hal ini sangat berguna di lingkungan yang sering diakses, seperti garasi, pusat logistik, dan gudang.

4)Keamanan yang Ditingkatkan

Pengendali jarak jauh sering kali menggunakan sinyal komunikasi nirkabel terenkripsi (misalnya, teknologi kode bergulir), sehingga mengurangi risiko gangguan atau pencurian sinyal. Selain itu, remote control dapat dioperasikan secara lebih rahasia. Di area yang memerlukan keamanan tinggi, hanya personel yang berwenang yang dapat membuka pintu, sehingga mencegah masuknya orang luar secara ilegal.

5)Pengoperasian yang fleksibel

Penggunaan remote control sangat fleksibel, personel dapat mengontrol buka tutup pintu kapan saja dan dimana saja, terutama cocok untuk pabrik, gudang dan skenario lainnya, yang dapat dikontrol pada posisi jauh dari pintu, menghindari kontak langsung antara personel dan pintu atau gerakan. Misalnya, pengemudi forklift tidak perlu keluar dari mobil untuk mengoperasikan pintu untuk membuka dan menutup, untuk menjaga alur kerja.

6)Adaptasi terhadap lingkungan yang kompleks

Sistem kendali jarak jauh biasanya memiliki kemampuan anti-interferensi yang kuat dan tidak terpengaruh oleh faktor lingkungan seperti cahaya, debu, dan kelembapan. Bahkan dalam kondisi cuaca buruk, remote control frekuensi radio dapat bekerja secara stabil, kemampuan beradaptasi yang kuat.

7)Instalasi dan pemeliharaan yang mudah

Dibandingkan dengan jenis sistem kendali otomatis lainnya, proses pemasangan sistem kendali jarak jauh relatif sederhana dan tidak memerlukan pemasangan kabel dan sensor yang rumit. Selama perawatan, pemeriksaan dan penggantian remote control dan receiver juga lebih mudah, biasanya hanya perlu mengganti baterai atau memeriksa gangguan sinyal dan masalah lainnya.

8)Cocok untuk pengoperasian area luas

Untuk skenario di mana beberapa pintu perlu dikontrol, sistem kendali jarak jauh dapat mengontrol pembukaan dan penutupan beberapa pintu dengan kendali jarak jauh yang sama. Melalui pengaturan penerima, dimungkinkan untuk mencapai kendali pintu yang berbeda dengan kendali jarak jauh yang berbeda dengan frekuensi yang berbeda, yang cocok untuk lingkungan seperti kawasan industri skala besar, pusat penyimpanan, dll., di mana banyak pintu perlu berada. dioperasikan.

9)Kenyamanan yang Ditingkatkan

Remote control ini ringkas dan mudah dibawa, dan biasanya dapat ditempatkan di mobil, kantor, atau peralatan staf. Tidak perlu berjalan di dekat pintu atau menekan tombol atau sensor sentuh, sangat mudah untuk menekan remote control secara langsung untuk mengoperasikannya.

10)Keserbagunaan

Beberapa sistem kendali jarak jauh yang canggih juga mendukung berbagai fungsi, seperti kendali pintu satu arah atau dua arah (membuka dan menutup), penundaan pembukaan pintu, pemantauan status pintu, dan fungsi lainnya, yang meningkatkan keragaman dan fleksibilitas kendali.

 

 


 

 

6. Pembaca RFID

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Teknologi RFID mengidentifikasi objek melalui frekuensi radio. Pembaca dan tag RFID (biasanya kartu IC, kartu pintar, atau tag RFID yang ditempelkan pada objek) berkomunikasi satu sama lain melalui sinyal frekuensi radio. Pembaca menentukan apakah mengizinkan akses melalui sistem kontrol akses atau tidak dengan mengenali informasi dalam tag.

Langkah Utama:

  1. Memasangkan tag RFID dan pembaca:
    • label RFID: biasanya berupa tag elektronik kecil yang berisi informasi ID unik. Ini bisa berupa tag aktif (dengan baterai, mampu mengirimkan sinyal secara aktif) atau tag pasif (tanpa baterai, ditenagai oleh pembaca dan merespons sinyal).
    • Pembaca RFID: dipasang di dekat pintu industri, biasanya di sebelah kusen pintu atau di panel kontrol pintu. Ketika seseorang atau objek dengan tag RFID mendekat, pembaca mengirimkan sinyal melalui gelombang radio untuk mengaktifkan tag RFID.
  2. Informasi dibaca dan identitas diverifikasi:
    • Ketika tag RFID berada di dekat pembaca, pembaca mengaktifkan tag tersebut melalui sinyal frekuensi radio. Setelah menerima sinyal, tag merespons dan mengirimkan informasi ID (biasanya nomor unik) yang disimpan di dalam tag.
    • Pembaca menerima informasi ID dan mengirimkannya ke unit kontrol sistem kontrol akses.
  3. Verifikasi dan Pengendalian:
    • Ketika sistem kontrol menerima informasi ID, ia membandingkannya dengan database yang telah ditetapkan untuk memverifikasi bahwa ID tersebut adalah ID yang valid untuk otorisasi.
    • Jika verifikasi lolos, sistem kontrol mengirimkan sinyal terbuka ke pengontrol motor pintu dan pintu terbuka.
    • Jika ID tidak diotorisasi atau verifikasi gagal, badan pintu tidak akan terbuka dan sistem dapat memicu alarm atau mencatat upaya akses ilegal.
  4. Badan pintu terbuka:
    • Sistem kendali mengaktifkan sistem kendali motor dengan menjalankan perintah pintu terbuka dan pintu industri mulai terbuka hingga terbuka penuh atau mencapai posisi yang telah ditentukan.

Keuntungan pintu industri berkemampuan RFID

1)Peningkatan Keamanan

Teknologi RFID sendiri memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Setiap tag RFID biasanya memiliki pengidentifikasi (ID) unik dan dapat dienkripsi untuk mencegah data dipalsukan atau dirusak. Dibandingkan dengan sistem kunci mekanis atau kata sandi tradisional, sistem kontrol akses RFID efektif dalam mencegah akses oleh orang yang tidak berwenang.

  • Anti-pemalsuan dan anti-penyalinan: Tag RFID biasanya mengandung teknologi enkripsi atau kata sandi yang berubah secara dinamis pada saat pembuatan, sehingga mengurangi kerentanan terhadap penyalinan atau pemalsuan dan meningkatkan keamanan sistem.
  • Manajemen Izin: Hak akses yang berbeda dapat diatur untuk personel yang berbeda untuk mencapai kontrol yang tepat. Misalnya, hanya staf di area tertentu yang dapat membuka pintu industri tertentu.

2)Cepat dan Nyaman

Sistem RFID tidak memerlukan kontak fisik, staf atau kendaraan hanya perlu menempelkan kartu RFID atau tag di dekat pembaca, sistem akan otomatis dikenali, tanpa perlu memasukkan kartu atau memasukkan kata sandi. Untuk pintu industri yang perlu sering dibuka, sistem RFID dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan secara signifikan.

  • Identifikasi bebas kontak: melalui identifikasi frekuensi radio, tanpa perlu memasukkan kartu atau menekan tombol, pengoperasiannya lebih sederhana dan cepat.
  • Meningkatkan efisiensi akses: tidak perlu mengantri, terutama cocok untuk pusat logistik, pabrik dan gudang besar untuk meningkatkan efisiensi akses.

3)Identifikasi jarak jauh

Dibandingkan dengan jenis sistem kontrol akses lainnya (seperti kartu strip magnetik, kode batang, dll.), Pembaca RFID memiliki kemampuan identifikasi jarak jauh yang kuat. Tergantung pada jenis tag yang digunakan, jarak pengenalan RFID dapat berkisar dari beberapa sentimeter hingga puluhan meter. Hal ini menjadikan RFID ideal untuk manajemen akses kendaraan, terutama di tempat parkir mobil besar, gudang, dan lingkungan lainnya.

  • Identifikasi jarak jauh: Misalnya, kendaraan dapat dilengkapi dengan tag RFID yang secara otomatis dikenali oleh pembaca dan memicu pembukaan pintu dalam jarak jauh, sehingga pengemudi tidak perlu repot keluar dari mobil atau parkir.

4)Daya tahan dan kemampuan beradaptasi yang tinggi

Tag dan pembaca RFID biasanya memiliki daya tahan tinggi, dapat beroperasi dengan stabil di lingkungan yang keras (seperti suhu tinggi, kelembaban tinggi, debu, oli, dan lingkungan lainnya). Kondisi lingkungan di lokasi industri mungkin berdampak pada jenis sistem kontrol akses lainnya, namun sistem RFID lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan.

  • Tahan air dan tahan debu: Banyak tag RFID dirancang agar tahan air dan tahan debu untuk lingkungan luar ruangan atau keras.
  • Kemampuan anti-interferensi yang kuat: Sistem RFID lebih tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat bekerja secara stabil di lingkungan yang kompleks.

5)Tidak ada kontak, mengurangi keausan

Karena sistem RFID tidak memerlukan kontak, maka tidak diperlukan bagian kontak mekanis (seperti slot kartu, keyboard, dll.), sehingga mengurangi keausan dan memperpanjang masa pakai peralatan. Sangat cocok untuk pintu industri atau pintu berat yang perlu sering dibuka.

  • Mengurangi kegagalan dan pemeliharaan: Karena tidak ada tindakan mencolokkan, mencabut, atau menekan, sistem RFID lebih tahan lama, mengurangi kegagalan mekanis umum dan biaya pemeliharaan.

6)Kecerdasan dan Skalabilitas

Sistem kontrol akses RFID seringkali dapat berintegrasi dengan sistem cerdas lainnya (misalnya pengawasan, alarm, pencatatan akses, dll.) untuk menyediakan fungsionalitas tambahan dan analisis data. Misalnya, dimungkinkan untuk mencatat informasi seperti jam buka setiap pintu dan identitas personel, yang dapat digunakan untuk analisis data atau audit keamanan selanjutnya.

  • Dapat diintegrasikan dengan sistem lain: Misalnya, sistem RFID dapat dikombinasikan dengan sistem pemantauan untuk secara otomatis memicu alarm jika terjadi akses tidak sah dan mencatat log akses untuk manajemen keamanan.
  • Skalabilitas yang fleksibel: Sistem RFID dapat dengan mudah diperluas untuk mendukung lebih banyak titik kontrol akses dan secara fleksibel mengonfigurasi izin dan fungsi manajemen sesuai kebutuhan.

7)Berlaku untuk berbagai skenario aplikasi

Pintu industri terbuka RFID cocok untuk berbagai lingkungan, terutama keamanan tinggi, kebutuhan akan akses efisien ke tempat tersebut. Skenario aplikasi yang umum meliputi:

  • Pabrik dan bengkel: digunakan untuk mengontrol hak akses berbagai area di pabrik, untuk memastikan keamanan produksi.
  • Gudang logistik: digunakan untuk mengontrol masuk dan keluarnya barang di gudang, secara efektif meningkatkan efisiensi dan keamanan logistik.
  • Tempat parkir mobil dan garasi besar: Kendaraan dapat dilengkapi dengan tag RFID untuk mengidentifikasi dan membuka pintu secara otomatis, menghindari intervensi manual saat parkir.
  • Tempat penyimpanan bahan berbahaya: Di tempat berisiko tinggi seperti penyimpanan bahan berbahaya dan penyimpanan bahan kimia, teknologi RFID dapat membatasi akses personel tertentu untuk memastikan keselamatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Produk

detail aplikasi

Rumah > Aplikasi >
Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI
Hubungi Kami
Mr. David
86--13143400257
Hubungi Sekarang

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Ringkasan

Dalam lingkungan industri modern, manajemen pintu yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi. Solusi Pembukaan Pintu Industri JUTAI memanfaatkan teknologi otomasi canggih untuk meningkatkan keandalan dan kecerdasan sistem kontrol pintu. Solusi kami mencakup berbagai jenis pintu, termasuk pintu geser, pintu ayun, dan pintu roller, yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi yang berbeda. Dengan mengintegrasikan sensor dan sistem kontrol berperforma tinggi, produk JUTAI dapat memantau status pintu secara real-time, memastikan waktu respons yang cepat dan kontrol yang presisi, yang pada akhirnya menyederhanakan alur kerja operasional.

 

 

Solusi Pembukaan Pintu Industri JUTAI tidak hanya memberikan kinerja luar biasa namun juga mengutamakan keselamatan dan kemudahan penggunaan. Sistem kami dilengkapi dengan tirai lampu keselamatan canggih dan sensor tanah, yang secara efektif mencegah kecelakaan dan cedera. Selain itu, solusi ini mendukung pemantauan dan pengoperasian jarak jauh, memungkinkan manajer untuk tetap mendapat informasi tentang status pintu dan merespons dengan cepat. Baik di pusat logistik, fasilitas manufaktur, atau lingkungan industri lainnya, solusi JUTAI memberikan layanan khusus yang membantu klien meningkatkan standar produktivitas dan keselamatan.

 

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI


 

1. Detektor Lingkaran

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip Kerja


Prinsip inti dari detektor loop didasarkan pada induksi elektromagnetik. Ketika kendaraan memasuki area deteksi, badan logam mengganggu kumparan induksi elektromagnetik yang terkubur di dalam tanah, sehingga mengubah induktansi kumparan. Detektor loop memantau perubahan induktansi ini secara real time. Ketika perubahan mencapai ambang batas tertentu, ia mengirimkan sinyal ke sistem kontrol pintu industri untuk memerintahkan pintu agar terbuka secara otomatis.

Langkah-langkah spesifik:

Pemasangan kumparan induksi: Tanamkan kumparan elektromagnetik berbentuk cincin di bawah tanah di depan pintu industri, biasanya ditanam di bawah beton atau aspal, dan bentuk serta ukuran kumparan tergantung pada skenario penerapannya.

Deteksi perubahan induktansi: Ketika kumparan diberi energi, medan elektromagnetik dihasilkan, dan detektor mengukur nilai induktansi kumparan secara real time. Nilai ini akan berubah ketika ada benda logam (seperti kendaraan) masuk ke atas kumparan.

Transmisi sinyal: Ketika perubahan induktansi melebihi nilai yang telah ditentukan, menunjukkan bahwa kendaraan telah memasuki area deteksi, detektor loop menghasilkan sinyal keluaran, yang dikirim ke unit kontrol pintu industri melalui relai atau antarmuka.

Pembukaan badan pintu: Setelah menerima sinyal, unit kontrol menjalankan perintah pembukaan pintu untuk membuka pintu industri secara otomatis.

Pintu ditutup setelah kendaraan melewatinya: Ketika kendaraan meninggalkan area deteksi, nilai induktansi kembali normal, dan detektor dapat memilih untuk menutup pintu setelah penundaan untuk mencegah pintu segera menutup karena kendaraan baru saja pergi.

 

Keuntungan menggunakan detektor loop
Akurasi dan sensitivitas tinggi: Detektor loop sangat akurat dalam mendeteksi kendaraan dan dapat mengidentifikasi hampir semua jenis kendaraan logam. Dibandingkan dengan penginderaan inframerah dan metode lainnya, metode ini tidak terlalu terpengaruh oleh faktor lingkungan seperti cahaya dan cuaca.

Otomatisasi tingkat tinggi: Kendaraan dapat secara otomatis merasakan dan memicu pembukaan badan pintu, mengurangi intervensi manual dan meningkatkan efisiensi lalu lintas. Ini sangat cocok untuk lokasi logistik dan industri besar yang sering masuk dan keluar.

Keandalan yang kuat: Detektor loop biasanya dapat beroperasi secara stabil untuk waktu yang lama di lingkungan yang keras dan memiliki kemampuan anti-interferensi yang baik, terutama cocok untuk aplikasi luar ruangan. Ini tidak sensitif terhadap kondisi cuaca seperti angin, hujan, dan kabut, dan sangat cocok untuk lingkungan industri.

Kurangi pemicuan yang salah: Karena detektor loop secara khusus mendeteksi benda logam, detektor ini tidak mudah dipicu oleh benda non-kendaraan (seperti manusia atau hewan kecil), yang penting untuk memastikan pengoperasian pintu industri yang akurat.

Biaya perawatan rendah: Kumparan induksi yang terkubur di dalam tanah memiliki daya tahan yang kuat, dan biaya perawatan harian detektor loop rendah. Anda hanya perlu melakukan pengecekan rangkaian dan koil secara rutin.

Kustomisasi dan kompatibilitas yang kuat: Detektor loop dapat mengatur sensitivitas pemicu dan parameter penundaan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan spesifik pintu industri, dan kompatibel dengan berbagai jenis sistem kontrol pintu.

 


 

2. Sensor Radar

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip Kerja 


Radar pengalihan kendaraan pejalan kaki biasanya mengadopsi teknologi radar gelombang mikro atau radar ultrasonik. Sensor radar ini memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertentu, yang dipantulkan kembali ketika bertemu dengan suatu objek (misalnya kendaraan atau orang). Sensor radar menganalisis keberadaan suatu objek, kecepatannya, jaraknya, dan informasi lainnya dengan menerima gelombang yang dipantulkan untuk menentukan apakah itu orang atau kendaraan.
Langkah kerja utama:
Transmisi Gelombang Radar: Sensor radar secara terus menerus mentransmisikan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi atau sinyal gelombang mikro ke area sekitarnya.
Refleksi dan deteksi sinyal: Ketika suatu objek memasuki jangkauan penginderaan radar (misalnya kendaraan yang memasuki area pintu industri atau pejalan kaki yang mendekati pintu industri), gelombang radar yang dipancarkan bertemu dengan permukaan objek dan dipantulkan. Sensor menerima gelombang yang dipantulkan dan menganalisis perbedaan waktu, perubahan frekuensi, dan informasi lain dari sinyal yang dikembalikan.
Klasifikasi dan penentuan objek:
Identifikasi kendaraan: Karena tekstur logam dan area reflektif kendaraan yang besar, sensor radar dapat dengan mudah mengidentifikasi keberadaan kendaraan.
Identifikasi orang: sensor radar mampu membedakan apakah itu orang atau kendaraan berdasarkan karakteristik kecepatan pergerakan objek, volume dan sinyal yang dipantulkan. Ketika gelombang pantulan yang lebih kecil terdeteksi dan kecepatan pergerakan lebih lambat, sistem dapat menilai bahwa itu adalah pejalan kaki.
Keluaran dan kontrol sinyal: ketika sensor radar mengenali kendaraan atau seseorang, ia mengirimkan sinyal kontrol untuk mengaktifkan mekanisme pembukaan pintu industri sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Secara umum kendaraan atau benda besar yang lewat akan memicu pintu terbuka, personel dapat memilih untuk tidak memicu pintu terbuka atau melalui cara pengalihan lainnya.
Kontrol pintu industri: Setelah badan pintu menerima sinyal, sistem kontrol menyalakan motor untuk membuat pintu industri terbuka. Ketika terdeteksi kendaraan keluar atau melewati penyelesaian maka sensor radar dapat kembali mendeteksi perubahan gelombang pantulan dan mengirimkan sinyal untuk menutup pintu.

 


Keuntungan dari radar pemisah lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan


1) Akurasi dan sensitivitas tinggi
Sensor radar dapat secara akurat mendeteksi keberadaan orang dan kendaraan, baik dalam kegelapan, hujan atau salju atau cahaya terang, kinerja pengenalan sensor radar tidak akan terpengaruh. Gelombang radar memiliki kemampuan penetrasi yang kuat dan tidak terganggu oleh cahaya lingkungan, kelembapan, dan faktor lainnya, yang dapat memastikan pekerjaan stabil sepanjang hari dan segala cuaca.
2) Pengendalian pengalihan lalu lintas
Salah satu keuntungan terbesar dari radar pengalih pejalan kaki dan kendaraan adalah kemampuannya untuk membedakan antara orang dan kendaraan, sehingga dapat mengontrol pembukaan dan penutupan pintu secara akurat. Misalnya, sistem dapat diatur untuk membuka pintu hanya ketika kendaraan masuk, sementara pejalan kaki masuk melalui cara lain (seperti sistem kontrol akses independen). Pemisahan lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan ini dapat secara efektif meningkatkan efisiensi akses dan meningkatkan keselamatan.
3) Deteksi non-kontak
Sensor radar tidak perlu bersentuhan langsung dengan objek untuk mendeteksi objek, menghindari keausan mekanis, polusi, dan masalah lainnya, dibandingkan dengan sensor fotolistrik tradisional atau sensor kontak, persyaratan perawatan lebih rendah, masa pakai lebih lama.
4) Kemampuan beradaptasi yang kuat
Sensor radar beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan iklim yang kompleks, seperti asap, debu, hujan, salju, kabut, dan faktor cuaca lainnya yang berdampak lebih kecil pada pekerjaannya, sehingga tetap dapat beroperasi secara efisien di luar ruangan atau lingkungan yang keras. .
5) Efisiensi Passing Tinggi
Sensor radar dapat dengan cepat merespons dan memulai pembukaan dan penutupan pintu, yang sangat meningkatkan efisiensi jalur, terutama pada akses berkecepatan tinggi ke pintu industri atau pintu penyimpanan dan tempat lainnya, dapat mempersingkat waktu tunggu dan meningkatkan pekerjaan. efisiensi.
6) Hemat energi dan keamanan
Melalui kontrol sensor radar cerdas, pintu hanya akan membuka dan menutup bila diperlukan, sehingga secara efektif mengurangi konsumsi energi. Selain itu, radar dapat secara akurat menilai jarak dan kecepatan kendaraan serta pejalan kaki untuk menghindari kesalahan pemicu dan meningkatkan keselamatan.
7) Instalasi dan commissioning yang mudah
Pemasangan sensor radar relatif sederhana, biasanya perlu dipasang di bagian atas atau samping pintu industri, dan tidak memerlukan aksesori sensor eksternal yang rumit. Debugging juga relatif mudah, dan memiliki tingkat fleksibilitas tertentu untuk menyesuaikan rentang penginderaan dan sensitivitas sesuai dengan situasi aktual.


 

3. Tirai Lampu Pengaman

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Sistem tirai cahaya terdiri dari dua bagian utama:

  • emitor: Biasanya berisi sekumpulan pemancar inframerah yang memancarkan berkas cahaya melalui sinar inframerah atau laser.
  • Penerima: berisi penerima yang berhubungan dengan emitor, yang menerima berkas cahaya yang dipancarkan dari emitor.

Kedua bagian perangkat ini biasanya dipasang di kedua sisi pintu industri, membentuk 'kisi' sepanjang ketinggian pintu. Ketika pintu diaktifkan, pemancar terus menerus memancarkan sinyal inframerah, yang diterima dan diubah oleh penerima menjadi sinyal digital. Jika ada benda atau tubuh manusia yang memasuki pancaran sinar, maka pancaran sinar tersebut akan terganggu dan penerima segera mengirimkan informasi tersebut ke sistem kontrol pintu, yang memicu respons keselamatan, seperti menghentikan pengoperasian pintu atau membalikkan pengaktifan pintu untuk mencegah jebakan.

Langkah-Langkah Utama:

  1. Transmisi dan deteksi sinar: pemancar tirai cahaya terus menerus memancarkan sinar infra merah ke depan, penerima menerima dan memantau status sinar tersebut secara real time.
  2. Deteksi interferensi: Jika sinar terhalang oleh suatu benda (misalnya orang atau penghalang), penerima mendeteksi gangguan sinar dan mengirimkan sinyal ke sistem kontrol pintu.
  3. Memicu langkah-langkah keamanan: Sistem mengambil tindakan keselamatan sebagai respons terhadap sinyal yang terputus, biasanya dengan menghentikan tindakan pintu atau membalikkan pengoperasian pintu (gerakan mundur) untuk memastikan tidak terjadi jebakan atau insiden keselamatan lainnya.

Keuntungan dari tirai tipis

1)Perlindungan waktu nyata

Sistem tirai cahaya mampu mendeteksi rintangan secara real time dengan terus memindai jalur pintu dan segera bereaksi untuk menghindari kecelakaan terjepit. Kecepatan reaksi biasanya sangat cepat sehingga gangguan sinar dapat ditangani dalam hitungan milidetik, sehingga memastikan pembukaan dan penutupan pintu industri yang aman.

2)Perlindungan non-kontak

Tirai tipis mendeteksi keberadaan benda atau orang melalui cara non-kontak, menghindari kegagalan mekanis atau masalah keausan yang mungkin terkait dengan perangkat perlindungan kontak tradisional (misalnya, penghenti mekanis, kancing, dll.). Tirai tipis mengurangi risiko pemeliharaan dan kegagalan sekaligus melindungi personel.

3)Sensitivitas dan Keandalan Tinggi

Sistem tirai cahaya mampu merespons objek yang sangat kecil (seperti jari personel, bagian peralatan, dll), sensitivitas tinggi, dan dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan yang kompleks. Bahkan di lingkungan dengan cahaya redup atau berdebu, tirai tipis tetap dapat berfungsi dengan baik untuk memastikan keamanan.

4)Mencegah Penyalahgunaan

Karena tirai tipis dapat dengan cerdas menilai apakah ada benda yang menghalangi jalur pintu, tirai ini dapat secara efektif mencegah kesalahan pengoperasian. Pengoperasian pintu tidak lagi bergantung pada penilaian manual, sistem dapat secara otomatis merespon sesuai dengan keadaan sebenarnya, untuk menghindari resiko keselamatan akibat kesalahan manusia dalam penilaian.

5)Kepatuhan dengan standar keselamatan

Sebagai alat pelindung keselamatan, tirai tipis biasanya memenuhi standar keselamatan internasional yang relevan, sepertiIEC 61496DanEN 61496, yang menetapkan persyaratan kinerja keselamatan sistem tirai cahaya untuk memastikan efektivitas dan keandalannya dalam berbagai aplikasi industri.

6)Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi

Posisi pemasangan tirai cahaya fleksibel, dan tinggi serta sudutnya dapat disesuaikan dengan ukuran pintu industri dan kebutuhan pintu. Tidak hanya cocok untuk pintu angkat vertikal, tetapi juga untuk pintu geser, pintu cepat dan banyak jenis pintu industri lainnya.

7)Mengurangi intervensi manual dan biaya

Sistem tirai tipis mengurangi kebutuhan akan intervensi manual, seperti memeriksa secara manual apakah pintu telah tertutup sepenuhnya atau mengoperasikan sistem kontrol akses secara manual, melalui deteksi dan kontrol otomatis, sehingga mengurangi biaya manajemen manual.

8)Cocok untuk berbagai lingkungan

Tirai tipis masih dapat bekerja secara stabil di lingkungan yang keras, beradaptasi dengan berbagai lingkungan industri, termasuk suhu tinggi, suhu rendah, kelembapan tinggi, debu, dan kondisi lingkungan lainnya. Hal ini menjadikan sistem tirai tipis pilihan ideal untuk berbagai pintu industri.


4. Tombol tekan

 

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

Prinsip kerja

Prinsip kerja suatu sistem untukpintu industri pembuka tombol tekansangat sederhana dan biasanya terdiri dari tiga komponen inti: tombol tekan, pengontrol, dan sistem penggerak motor:

  1. Tombol tersebut memicu sinyal: tombol dapat berupa saklar fisik yang terpisah, ketika tombol ditekan, sirkuit di dalam tombol menutup, mengirimkan sinyal. Tombol tekan biasanya dibagi menjadi dua jenis:
    • Biasanya tombol terbuka(TIDAK): bila tombol tidak ditekan, rangkaian terbuka; ketika tombol ditekan, sirkuit ditutup dan sinyal diteruskan ke sistem kontrol.
    • Tombol-tombol yang biasanya tertutup(NC): ketika tombol ditekan, rangkaian ditutup; ketika tombol dilepaskan, sirkuit terputus dan sinyal dihasilkan.
  2. Transmisi sinyal ke pengontrol: ketika tombol ditekan, sinyal sirkuit dikirim ke pengontrol pintu industri. Pengontrol menerima sinyal dan menilai apakah akan memulai tindakan peralihan pintu industri.
  3. Sinyal kontrol keluaran pengontrol: pengontrol melalui relai atau sinyal kontrol keluaran langsung ke motor pintu, menggerakkan motor start, dan kemudian membuka atau menutup pintu.
  4. Motor mengoperasikan pintu industri: setelah motor menerima sinyal, ia akan memulai tindakan yang sesuai, seperti membuka pintu industri, menutup pintu, atau melakukan operasi lainnya.

 

Keuntungan membuka pintu industri dengan tombol tekan

1)Sederhana dan intuitif

Pengoperasian pintu industri yang dioperasikan dengan tombol tekan sangat intuitif, pengguna hanya perlu menekan tombol untuk mengaktifkan buka tutup pintu, tanpa memerlukan langkah pengoperasian yang rumit. Ini sangat nyaman untuk beberapa tempat di mana kontrol pintu secara manual diperlukan.

2)Biaya rendah

Sistem kontrol tombol tekan memiliki biaya perangkat keras yang lebih rendah dan lebih murah untuk dipasang dan dipelihara dibandingkan sistem sensor otomatis atau sistem kendali jarak jauh yang kompleks. Sistem tombol tekan adalah pilihan yang terjangkau bagi pengguna dengan anggaran terbatas atau usaha kecil.

3)Aman dan Terpercaya

Sistem tombol tekan relatif sederhana, tidak mudah mengalami kegagalan fungsi, dan lebih andal dalam pengoperasiannya. Di beberapa lingkungan (misalnya pengolahan makanan, pabrik farmasi, dll., yang memerlukan standar kebersihan yang tinggi), sistem tombol tekan tidak memerlukan sensor dan komponen elektronik yang rumit, sehingga menghindari bahaya keselamatan yang dapat dikaitkan dengan sistem lain.

4)Mudah dikendalikan

Tombol tekan dapat dipasang di luar pintu, di dalam, di meja operasi, dll., dan dapat dikontrol oleh staf di lokasi berbeda sesuai kebutuhan. Pendekatan ini cocok untuk banyak skenario aplikasi yang memerlukan pembukaan dan penutupan pintu secara manual, seperti akses bengkel, penanganan gudang, dan sebagainya.

5)Fleksibilitas Lebih Tinggi

Sistem tombol mendukung berbagai metode kontrol, seperti:

  • Kontrol tombol tunggal: satu tombol digunakan untuk membuka atau menutup pintu.
  • Kontrol dua tombol: satu tombol untuk membuka dan satu lagi untuk menutup. Ini mencegah penyalahgunaan dan meningkatkan keamanan.
  • Tombol Berhenti Darurat: Jika terjadi malfungsi atau keadaan darurat, gunakan Tombol Berhenti Darurat untuk segera menghentikan pengoperasian pintu, untuk memastikan keselamatan personel.

6)Biaya Perawatan Rendah

Sistem tombol tekan memiliki struktur yang sederhana, dengan lebih sedikit komponen elektronik yang mengurangi kemungkinan kegagalan fungsi sistem dan membuat pemeliharaan menjadi relatif rendah. Biasanya hanya perlu rutin mengecek fungsi tombol dan membersihkan titik kontak, biaya perawatannya rendah.

7)Sangat Berlaku

Sistem kontrol tombol tekan dapat diterapkan pada berbagai jenis pintu industri, termasuk pintu geser, pintu ayun, pintu putar, dll. Baik itu pintu internal maupun eksternal, kontrol yang sederhana dan efektif dapat dicapai.

8)Peningkatan keamanan

Di beberapa lokasi industri, untuk menghindari potensi bahaya keselamatan yang mungkin terkait dengan pembukaan pintu otomatis, pengoperasian manual menggunakan tombol tekan dapat memastikan bahwa pintu dibuka dengan aman. Misalnya, jika tidak ada personel, kecil kemungkinan pintu akan terbuka karena pemicu yang salah, sehingga menghindari risiko keselamatan yang tidak perlu.

 


 

5. Kendali Jarak Jauh

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Sistem pembukaan pintu industri dari jarak jauh didasarkan pada teknologi komunikasi nirkabel, biasanya menggunakanteknologi frekuensi radio (RF).atauteknologi inframerah (IR).untuk mengirimkan sinyal kendali. Sistem ini terdiri dari tiga bagian utama: remote control, penerima dan sistem kendali motor pintu.

Langkah kerja utama:

  1. Remote control mengirimkan sinyal:
    • Remote control biasanya merupakan perangkat genggam kecil yang mengirimkan sinyal nirkabel dengan frekuensi atau kode tertentu ketika tombol yang sesuai ditekan.
    • Remote frekuensi radio(Remote RF) menggunakan gelombang frekuensi radio (misalnya 315 MHz, 433 MHz, dll.) untuk mengirimkan sinyal.
    • Inframerahkendali jarak jauh (kendali jarak jauh IR) mentransmisikan sinyal melalui panjang gelombang inframerah, tetapi biasanya memerlukan jarak pengoperasian yang lebih pendek dan dibatasi oleh garis pandang lurus.
  2. Penerimaan sinyal:
    • Penerima yang dipasang di pintu industri menerima sinyal dari remote control, menerjemahkannya dan menentukan apakah itu perintah yang valid.
    • Penerima biasanya terhubung ke pengontrol dan mengirimkan sinyal kontrol ke sistem kontrol motor pintu setelah menerima sinyal yang valid.
  3. Sistem kontrol pintu menjalankan perintah:
    • Berdasarkan sinyal yang diterima, sistem kontrol menjalankan tindakan yang sesuai (buka, tutup, diam, dll.), yang pada gilirannya menggerakkan motor pintu industri untuk mulai beroperasi.
    • Setelah motor diaktifkan, pintu mulai melakukan tindakan peralihan hingga posisi atau tindakan yang ditetapkan tercapai.
  4. Umpan balik dan konfirmasi:
    • Dalam beberapa sistem kendali jarak jauh tingkat lanjut, penerima dapat memberikan umpan balik mengenai apakah perintah kendali jarak jauh telah berhasil diterima atau status pintu (terbuka, tertutup) melalui lampu, suara, dll.
    • Mekanisme umpan balik ini meningkatkan keandalan pengoperasian dan mengurangi kemungkinan kesalahan pengoperasian.

 

Keuntungan membuka pintu industri dari jarak jauh

1)Operasi Jarak Jauh

Salah satu keuntungan terbesar dari pintu industri yang dapat dibuka dari jarak jauh adalah dapat dioperasikan dari jarak jauh. Operator dapat berdiri jauh dari pintu industri dan mengontrol buka tutup pintu melalui remote control, tanpa harus berjalan sendiri ke pintu. Kendali jarak jauh ini sangat meningkatkan efisiensi, terutama di lokasi yang memerlukan akses sering.

2)Peningkatan efisiensi

Sistem kendali jarak jauh dapat sangat mengurangi kebutuhan akan campur tangan manusia, membuat pembukaan dan penutupan pintu menjadi lebih cepat dan efisien. Staf dapat dengan mudah mengoperasikan pintu dari jarak jauh tanpa harus menghentikan aktivitasnya atau meninggalkan tugasnya saat ini.

3)Menghemat waktu

Pengoperasian kendali jarak jauh biasanya dilakukan dengan satu tombol dan tidak perlu dioperasikan dengan cara lain (misalnya tombol, sistem sensor, dll.), sehingga menghemat banyak waktu. Hal ini sangat berguna di lingkungan yang sering diakses, seperti garasi, pusat logistik, dan gudang.

4)Keamanan yang Ditingkatkan

Pengendali jarak jauh sering kali menggunakan sinyal komunikasi nirkabel terenkripsi (misalnya, teknologi kode bergulir), sehingga mengurangi risiko gangguan atau pencurian sinyal. Selain itu, remote control dapat dioperasikan secara lebih rahasia. Di area yang memerlukan keamanan tinggi, hanya personel yang berwenang yang dapat membuka pintu, sehingga mencegah masuknya orang luar secara ilegal.

5)Pengoperasian yang fleksibel

Penggunaan remote control sangat fleksibel, personel dapat mengontrol buka tutup pintu kapan saja dan dimana saja, terutama cocok untuk pabrik, gudang dan skenario lainnya, yang dapat dikontrol pada posisi jauh dari pintu, menghindari kontak langsung antara personel dan pintu atau gerakan. Misalnya, pengemudi forklift tidak perlu keluar dari mobil untuk mengoperasikan pintu untuk membuka dan menutup, untuk menjaga alur kerja.

6)Adaptasi terhadap lingkungan yang kompleks

Sistem kendali jarak jauh biasanya memiliki kemampuan anti-interferensi yang kuat dan tidak terpengaruh oleh faktor lingkungan seperti cahaya, debu, dan kelembapan. Bahkan dalam kondisi cuaca buruk, remote control frekuensi radio dapat bekerja secara stabil, kemampuan beradaptasi yang kuat.

7)Instalasi dan pemeliharaan yang mudah

Dibandingkan dengan jenis sistem kendali otomatis lainnya, proses pemasangan sistem kendali jarak jauh relatif sederhana dan tidak memerlukan pemasangan kabel dan sensor yang rumit. Selama perawatan, pemeriksaan dan penggantian remote control dan receiver juga lebih mudah, biasanya hanya perlu mengganti baterai atau memeriksa gangguan sinyal dan masalah lainnya.

8)Cocok untuk pengoperasian area luas

Untuk skenario di mana beberapa pintu perlu dikontrol, sistem kendali jarak jauh dapat mengontrol pembukaan dan penutupan beberapa pintu dengan kendali jarak jauh yang sama. Melalui pengaturan penerima, dimungkinkan untuk mencapai kendali pintu yang berbeda dengan kendali jarak jauh yang berbeda dengan frekuensi yang berbeda, yang cocok untuk lingkungan seperti kawasan industri skala besar, pusat penyimpanan, dll., di mana banyak pintu perlu berada. dioperasikan.

9)Kenyamanan yang Ditingkatkan

Remote control ini ringkas dan mudah dibawa, dan biasanya dapat ditempatkan di mobil, kantor, atau peralatan staf. Tidak perlu berjalan di dekat pintu atau menekan tombol atau sensor sentuh, sangat mudah untuk menekan remote control secara langsung untuk mengoperasikannya.

10)Keserbagunaan

Beberapa sistem kendali jarak jauh yang canggih juga mendukung berbagai fungsi, seperti kendali pintu satu arah atau dua arah (membuka dan menutup), penundaan pembukaan pintu, pemantauan status pintu, dan fungsi lainnya, yang meningkatkan keragaman dan fleksibilitas kendali.

 

 


 

 

6. Pembaca RFID

Sistem Pembukaan Pintu Industri dari JUTAI

 

Prinsip Kerja

Teknologi RFID mengidentifikasi objek melalui frekuensi radio. Pembaca dan tag RFID (biasanya kartu IC, kartu pintar, atau tag RFID yang ditempelkan pada objek) berkomunikasi satu sama lain melalui sinyal frekuensi radio. Pembaca menentukan apakah mengizinkan akses melalui sistem kontrol akses atau tidak dengan mengenali informasi dalam tag.

Langkah Utama:

  1. Memasangkan tag RFID dan pembaca:
    • label RFID: biasanya berupa tag elektronik kecil yang berisi informasi ID unik. Ini bisa berupa tag aktif (dengan baterai, mampu mengirimkan sinyal secara aktif) atau tag pasif (tanpa baterai, ditenagai oleh pembaca dan merespons sinyal).
    • Pembaca RFID: dipasang di dekat pintu industri, biasanya di sebelah kusen pintu atau di panel kontrol pintu. Ketika seseorang atau objek dengan tag RFID mendekat, pembaca mengirimkan sinyal melalui gelombang radio untuk mengaktifkan tag RFID.
  2. Informasi dibaca dan identitas diverifikasi:
    • Ketika tag RFID berada di dekat pembaca, pembaca mengaktifkan tag tersebut melalui sinyal frekuensi radio. Setelah menerima sinyal, tag merespons dan mengirimkan informasi ID (biasanya nomor unik) yang disimpan di dalam tag.
    • Pembaca menerima informasi ID dan mengirimkannya ke unit kontrol sistem kontrol akses.
  3. Verifikasi dan Pengendalian:
    • Ketika sistem kontrol menerima informasi ID, ia membandingkannya dengan database yang telah ditetapkan untuk memverifikasi bahwa ID tersebut adalah ID yang valid untuk otorisasi.
    • Jika verifikasi lolos, sistem kontrol mengirimkan sinyal terbuka ke pengontrol motor pintu dan pintu terbuka.
    • Jika ID tidak diotorisasi atau verifikasi gagal, badan pintu tidak akan terbuka dan sistem dapat memicu alarm atau mencatat upaya akses ilegal.
  4. Badan pintu terbuka:
    • Sistem kendali mengaktifkan sistem kendali motor dengan menjalankan perintah pintu terbuka dan pintu industri mulai terbuka hingga terbuka penuh atau mencapai posisi yang telah ditentukan.

Keuntungan pintu industri berkemampuan RFID

1)Peningkatan Keamanan

Teknologi RFID sendiri memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Setiap tag RFID biasanya memiliki pengidentifikasi (ID) unik dan dapat dienkripsi untuk mencegah data dipalsukan atau dirusak. Dibandingkan dengan sistem kunci mekanis atau kata sandi tradisional, sistem kontrol akses RFID efektif dalam mencegah akses oleh orang yang tidak berwenang.

  • Anti-pemalsuan dan anti-penyalinan: Tag RFID biasanya mengandung teknologi enkripsi atau kata sandi yang berubah secara dinamis pada saat pembuatan, sehingga mengurangi kerentanan terhadap penyalinan atau pemalsuan dan meningkatkan keamanan sistem.
  • Manajemen Izin: Hak akses yang berbeda dapat diatur untuk personel yang berbeda untuk mencapai kontrol yang tepat. Misalnya, hanya staf di area tertentu yang dapat membuka pintu industri tertentu.

2)Cepat dan Nyaman

Sistem RFID tidak memerlukan kontak fisik, staf atau kendaraan hanya perlu menempelkan kartu RFID atau tag di dekat pembaca, sistem akan otomatis dikenali, tanpa perlu memasukkan kartu atau memasukkan kata sandi. Untuk pintu industri yang perlu sering dibuka, sistem RFID dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan secara signifikan.

  • Identifikasi bebas kontak: melalui identifikasi frekuensi radio, tanpa perlu memasukkan kartu atau menekan tombol, pengoperasiannya lebih sederhana dan cepat.
  • Meningkatkan efisiensi akses: tidak perlu mengantri, terutama cocok untuk pusat logistik, pabrik dan gudang besar untuk meningkatkan efisiensi akses.

3)Identifikasi jarak jauh

Dibandingkan dengan jenis sistem kontrol akses lainnya (seperti kartu strip magnetik, kode batang, dll.), Pembaca RFID memiliki kemampuan identifikasi jarak jauh yang kuat. Tergantung pada jenis tag yang digunakan, jarak pengenalan RFID dapat berkisar dari beberapa sentimeter hingga puluhan meter. Hal ini menjadikan RFID ideal untuk manajemen akses kendaraan, terutama di tempat parkir mobil besar, gudang, dan lingkungan lainnya.

  • Identifikasi jarak jauh: Misalnya, kendaraan dapat dilengkapi dengan tag RFID yang secara otomatis dikenali oleh pembaca dan memicu pembukaan pintu dalam jarak jauh, sehingga pengemudi tidak perlu repot keluar dari mobil atau parkir.

4)Daya tahan dan kemampuan beradaptasi yang tinggi

Tag dan pembaca RFID biasanya memiliki daya tahan tinggi, dapat beroperasi dengan stabil di lingkungan yang keras (seperti suhu tinggi, kelembaban tinggi, debu, oli, dan lingkungan lainnya). Kondisi lingkungan di lokasi industri mungkin berdampak pada jenis sistem kontrol akses lainnya, namun sistem RFID lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan.

  • Tahan air dan tahan debu: Banyak tag RFID dirancang agar tahan air dan tahan debu untuk lingkungan luar ruangan atau keras.
  • Kemampuan anti-interferensi yang kuat: Sistem RFID lebih tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat bekerja secara stabil di lingkungan yang kompleks.

5)Tidak ada kontak, mengurangi keausan

Karena sistem RFID tidak memerlukan kontak, maka tidak diperlukan bagian kontak mekanis (seperti slot kartu, keyboard, dll.), sehingga mengurangi keausan dan memperpanjang masa pakai peralatan. Sangat cocok untuk pintu industri atau pintu berat yang perlu sering dibuka.

  • Mengurangi kegagalan dan pemeliharaan: Karena tidak ada tindakan mencolokkan, mencabut, atau menekan, sistem RFID lebih tahan lama, mengurangi kegagalan mekanis umum dan biaya pemeliharaan.

6)Kecerdasan dan Skalabilitas

Sistem kontrol akses RFID seringkali dapat berintegrasi dengan sistem cerdas lainnya (misalnya pengawasan, alarm, pencatatan akses, dll.) untuk menyediakan fungsionalitas tambahan dan analisis data. Misalnya, dimungkinkan untuk mencatat informasi seperti jam buka setiap pintu dan identitas personel, yang dapat digunakan untuk analisis data atau audit keamanan selanjutnya.

  • Dapat diintegrasikan dengan sistem lain: Misalnya, sistem RFID dapat dikombinasikan dengan sistem pemantauan untuk secara otomatis memicu alarm jika terjadi akses tidak sah dan mencatat log akses untuk manajemen keamanan.
  • Skalabilitas yang fleksibel: Sistem RFID dapat dengan mudah diperluas untuk mendukung lebih banyak titik kontrol akses dan secara fleksibel mengonfigurasi izin dan fungsi manajemen sesuai kebutuhan.

7)Berlaku untuk berbagai skenario aplikasi

Pintu industri terbuka RFID cocok untuk berbagai lingkungan, terutama keamanan tinggi, kebutuhan akan akses efisien ke tempat tersebut. Skenario aplikasi yang umum meliputi:

  • Pabrik dan bengkel: digunakan untuk mengontrol hak akses berbagai area di pabrik, untuk memastikan keamanan produksi.
  • Gudang logistik: digunakan untuk mengontrol masuk dan keluarnya barang di gudang, secara efektif meningkatkan efisiensi dan keamanan logistik.
  • Tempat parkir mobil dan garasi besar: Kendaraan dapat dilengkapi dengan tag RFID untuk mengidentifikasi dan membuka pintu secara otomatis, menghindari intervensi manual saat parkir.
  • Tempat penyimpanan bahan berbahaya: Di tempat berisiko tinggi seperti penyimpanan bahan berbahaya dan penyimpanan bahan kimia, teknologi RFID dapat membatasi akses personel tertentu untuk memastikan keselamatan.